Ternyata, Semen Memiliki Berbagai Jenis Lho, Ingin Tahu?

Saat Anda akan membangun sebuah rumah atau perkakas lainnya yang bertujuan tahan lama butuh bahan baku berupa semen yang biasa disimpan di gudang semen. Semen yang baik tentunya akan membuat daya tahan pondasi bangunan semakin tahan lama. Semen memiliki banyak jenis, tidak semua semen akan mudah menempel dan fleksibel dipakai untuk keperluan bangunan. 

Ingin tahu lebih banyak jenis semen yang ada di gudang semen?

  1. Semen Portland

Adalah semen yang saat ini umum dipakai dalam pembangunan jalan, aspal, rumah atau gedung. Semen portland memiliki 5 kelas, dan setiap kelas tersebut juga memiliki tugasnya masing-masing. Semakin tinggi kelas semen portland semakin rumit dalam pemakaiannya seperti bahan baku dalam bak pengolahan limbah. 

  1. Semen Pozzolan Portland

Terbuat dari campuran gilingan terak, pozzolan dan gypsum. Biasanya dipakai dalam sebuah bangunan dengan konstruksi campuran ketahanan sulfat tinggi. Sebagai contoh, pembangunan jembatan atau dermaga pelabuhan sehingga semua bisa awet selama puluhan tahun. Jika campurannya bagus jembatan bisa berdiri lebih dari 80 tahun. 

  1. Semen Putih

Semen putih terbuat dari bahan ringan dan umumnya dipakai untuk dekor pengantin atau dekorasi rumah biasa. Pemakaiannya cenderung untuk proses finishing, lapisan sela keramik atau lapisan penguat dinding. 

  1. Semen Sumur Minyak

Semen ini berguna dalam sebagai pemisah antara minyak dan gas yang akan diambil. Semen ini dialirkan lewat pipa sumur minyak dengan kedalaman tambang tertentu kemudian dialirkan. Saat semen dipompa ke permukaan akan terikat bagian dinding dan luar pipa sehingga tidak ada campuran antara benda minyak dengan gas. 

  1. Semen Masonry

Semen ini dipakai dalam bahan dasar elemen konstruksi seperti tegel, paving block atau brick hollow. 

  1. Semen Composite

Semen ini terbuat dari campuran bahan non organik, gypsum melalui proses penggilingan terak. Umumnya dipakai dalam konstruksi dasar bangunan. Bisa juga dipakai untuk paving block atau cetakan dasar. 

  1. Semen Anti Bakteri

Semen jenis ini terbuat dari kombinasi semen jenis portland dan senyawa antibakteri. Fungsi semen ini sesuai dengan namanya, mengantisipasi atau menangkal perkembangan bakteri dalam pondasi bangunan. Sebagai contoh, semen yang dipakai untuk kolam renang, tambak dan ikan. Jika Anda memakai semen non bakteri tentunya tak masalah tetapi resiko pertumbuhan bakteri atau kumannya lebih tinggi. 

  1. Semen Campuran

Semen campuran tidak dijual bebas di pasaran karena khusus dipakai dalam pembangunan yang mayoritas bersinggungan dengan air laut. Semen campuran yang diujicobakan adalah jembatan suramadu. Kualitas hasilnya tidak mengecewakan karena saat ini jembatan tersebut tidak mengalami korosi atau kerusakan perlahan

Untuk mendapatkan semen campuran tersebut, Anda harus booking terlebih dulu. 

Agar kualitas semen terus bertahan baik, simpan di gudang semen khusus. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *